Simak Rekayasa Jalur Mudik Lewat Cisumdawu, Dibuka 15 April

Pengendara melewati jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Sumedang, Jawa Barat, Rabu (21/12/2022). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) yang sudah menjadi penantian banyak masyarakat bakal dibuka untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas pada masa mudik Lebaran 2023.

Korlantas Polri sebagai pengatur lalu lintas yang akan memegang diskresi alias berwenang mutlak. Ada kemungkinan bakal diberlakukan rekayasa lalu lintas seperti one way.

“Cisumdawu mungkin pemakaiannya bergantung kebijakan lapangan oleh Korlantas, mungkin bisa one way atau satu jalur dari bandung ke Cirebon pada saat mudik atau balik dari Cirebon ke Bandung,” ujar Basuki saat Rapat Kerja bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dengan Komisi V DPR RI, Selasa (4/4/2023).

“Jalan fungsional belum beroperasi, tapi sudah bisa dipakai. Pertama Cisumdawu yang legendaris karena baru akan selesai mungkin pertengahan tahun, tapi mungkin tanggal 15 April ini (bisa digunakan fungsional). Kami terakhir ke sana itu akan tembus dari Cileunyi sampai Cipali,” lanjutnya.

Dengan adanya tambahan jalur ini, maka harapannya kepadatan lalu lintas pada arus mudik bisa lebih ditekan. Namun, seksi 4, 5, dan 6 tidak akan bisa digunakan secara penuh.

“Yang sudah beroperasi seksi 4 dan 6 Malaka dan Dawuan 28,2 Km. Di Sesi 1,2,3, dan seksi 4,5,6 akan dibuka fungsional 15 April jadi tembus dari Bandung ke Cirebon, ini mudah-mudahan membantu tugas pak Kakorlantas yang akan mudik ke Jawa Tengah dari Jawa Barat,” kata Basuki.

Meski sudah ada lampu hijau untuk difungsionalkan, namun perlu ada kesiapan matang sebelum benar-benar terjadi. Pasalnya, ada masalah tanah bergerak yang terjadi pada beberapa titik di sekitar Tol Cisumdawu.

“Kita lagi usahakan (bisa cepat dibuka), teman-teman lagi ada masalah teknis di sana. Ada masalah tanah bergerak. Kita lagi evaluasi dan melakukan tindakan,” kata Dirjen Bina Marga Hedy Rahadian.

Di sisi lain, Basuki mengungkapkan, untuk mendukung kebutuhan pemudik, telah disediakan lokasi untuk parkir sementara. Termasuk lokasi tempat istirahat atau rest area.

“Jalur Pantai Selatan Jawa (Pansela) kondisinya sangat baik. Walaupun baru ada 1 tempat istirahat, tapi Pertamina sudah memprogramkan akan ada mobil Pertamina yang melayani kebutuhan BBM di sepanjang Pansela,” katanya.

“Untuk ketersediaan lahan parkir, ada di km 97 jalur Jakarta-Merak, kita siapkan lahan parkir sementara 5 ha. Dan jalur Cipali km 81 sedang dikerjakan lahan parkir sementara untuk bisa dipakai untuk istirahat para pemudik nanti,” pungkas Basuki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*