Google Mulai Ditinggal, Ini Cara Baru Gen Z Cari Informasi

A Google Chrome browser is seen with the Bing search engine URL in the search bar in this photo illustration in Warsaw, Poland on 09 February, 2023. Google on Monday announced the development of its own OpenAI ChatGPT competitor called Bard after Microsoft last week announced the indroduction of AI assisted search for its Bing search engine. (Photo by Jaap Arriens/NurPhoto via Getty Images)

Sudah lama sejak Google menjadi tempat untuk mencari informasi. Namun zaman berubah, para generasi Z atau sering disebut Gen Z, dilaporkan meninggalkan Google dan memilih layanan berbagi video, Tiktok.

Hal ini terungkap dalam data terbaru firma riset Morning Consult. Sebenarnya angkanya belum terlalu besar dibandingkan dengan Google, namun mengalami pertumbuhan signifikan mengingat Tiktok bukanlah platform mesin pencarian.

Tercatat hingga Februari 2023, ada 14% Gen Z (1995-2010), mengaku mencari informasi melalui TikTok. Sementara itu, yang menggunakan Google berjumlah 39%.

Sementara pada rentang umur lain, seperti baby boomers (1946-1964), Gen X (1965-1976), dan milenial (1977-1994), tetap menggunakan Google untuk sumber pencarian informasi utama.

Ancaman Tiktok ini juga disadari betul oleh Google. Ini terlihat dalam data yang dibagikan Senior Vice President Google, Prabhakar Raghavan, yang mengambil sampel remaja usia 18-24 tahun.

Dalam riset internal Google, 40% Gen Z lebih memilih mencari informasi di Tiktok dibandingkan produk Search. Informasi yang dicari kebanyakan seputar perencanaan liburan, produk skincare, restoran, tempat nongkrong, dan makanan.

Setengah dari obyek penelitian juga ternyata lebih memilih Tiktok dan media sosial lain Instagram dibandingkan Google Search dan Maps.

Dua anak muda yang memilih Tiktok adalah Anne-Christine (21) dan Talia Magee (24). Christine menjelaskan generasinya lebih suka melihat informasi dengan format visual.

“Memang bisa melihat produk dan informasi dengan membaca. Tetapi lebih gampang jika menontonnya,” kata dia.

Magee menambahkan jika mencari informasi di Tiktok lebih gampang. Terlebih platform asal China itu juga memiliki fitur ‘predictive text’, jadi pengguna tak perlu mengetik lengkap karena akan dibantu algoritme untuk memberikan rekomendasi dari keyword awal.

“Saya dan teman-teman lainnya yang seumuran lebih gampang belajar dan memahami sesuatu dari visual. Dengan TikTok, sangat cepat dan gampang mencari informasi yang saya minati lewat video.” jelas Magee

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*