Elon Musk ‘Lepas’ Twitter, Karyawan Tesla Kena Getahnya

Elon Musk yang baru saja menjadi CEO Twitter menghadiri pesta Halloween tahunan Heidi Klum. Elon Musk tampil mengenakan kostum berupa perpaduan warna hitam dan merah dengan bahan kulit. (Getty Images/Taylor Hill)

Elon Musk bersiap melepas jabatan CEO Twitter dalam waktu dekat. Ini artinya dia bakal punya waktu lebih banyak untuk perusahaan lain yang dimilikinya, termasuk Tesla.

Setelah membeli Twitter dan menjadi CEO, pemegang saham Tesla mulai protes kepada Musk. Beberapa dari mereka bahkan ada yang menuliskan surat terbuka yang menyebutkan Musk telah ‘teralihkan’ oleh usaha lain.

Setelah tidak lagi menjabat CEO Twitter, Musk nampaknya ingin terlibat lebih fokus di Tesla. Laporan Insider menyebutkan semua karyawan yang akan direkrut raksasa mobil listrik itu nantinya harus melalui persetujuan Musk.

Dalam email yang dilaporkan Insider, Musk menuliskan “pikirkan baik-baik sebelum mengirimi saya https://5.61.57.251/ rekomendasi”. Salah satu orang terkaya dunia itu menambahkan hanya mereka yang telah diberi persetujuan oleh Musk yang bisa diterima jadi karyawan Tesla.

“Tidak ada yang bisa bergabung dengan Tesla, bahkan sebagai kontraktor, hingga Anda menerima email persetujuan dari saya,” kata Musk, dikutip Selasa (16/5/2023).

Baca: Elon Musk Terseret Kasus Prostitusi Miliarder Penjahat Seks
Musk ingin lebih paham soal perekrutan yang dilakukan. Para eksekutif harus mengirimkan kandidat seminggu sekali untuk persetujuan bosnya itu.

Namun, sebenarnya permintaan tersebut bukanlah sesuatu yang baru. Tahun 2019, dia pernah mengirimkan email berisi permintaan yang sama untuk karyawan baru.

Email yang dikirimkan Musk itu hanya berselang kurang dari seminggu setelah dia mengumumkan CEO baru Twitter. Mantan kepala periklanan NBC Universe, Linda Yaccarino akan menggantikan Musk dan mulai bekerja sekitar enam minggu lagi.

Musk juga tidak akan sepenuhnya meninggalkan Twitter. Sebab dia bakal menjadi CTO, yang tugasnya mengawasi produk di media sosial.

Berikut isi email Musk yang berjudul ‘Perekrutan (Hiring)’ yang dilaporkan Insider:

Baca: Cegah Goreng Saham, Elon Musk Harus Izin Sebelum Tweet Tesla
Saya ingin mendapatkan pemahaman lebih baik mengenai perekrutan kita. Para VP harus mengirimkan daftar permintaan perekrutan departemen seminggu sekali.

Pikirkan baik sebelum mengirimkan saya permintaan. Tidak ada yang bisa bergabung dengan Tesla, bahkan sebagai kontraktor, hingga Anda menerima email persetujuan dari saya.

Terima kasih,
Elon

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*